Bahasa Daerah Jadi Alat Perekat Keragaman di Barito Utara

By Admin - Sabtu, 18 Oktober 2025 09:37 WIB |
Post View : 476
Views

Muara Teweh – Kabupaten Barito Utara dikenal dengan masyarakatnya yang multietnis. Dalam keberagaman itu, bahasa daerah berperan besar sebagai alat pemersatu antarwarga.

Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Hj Maya Savitri Shalahuddin saat menghadiri Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025. “Setiap bahasa daerah membawa nilai harmoni. Saat kita saling memahami, persaudaraan semakin kuat,” katanya.

Festival ini menjadi wadah memperkenalkan empat bahasa lokal utama di Barito Utara: Pakumpai, Mayan, Saboyan, dan Dusun Malang.

Menurut Hj Maya, pelestarian bahasa daerah berarti juga memperkuat toleransi dan rasa saling menghargai. “Bahasa bukan hanya suara, tapi juga jembatan hati,” ujarnya.

Ia berharap semangat persatuan ini bisa tumbuh dari sekolah hingga ke masyarakat luas.(Kyl)

Sumber : Humas Barut

Banner
Array

Berita Terkait

Berita Terbaru

17/12/2025 17:08 WIB

Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Kawasan Strategis Muara Teweh Baru

Print 🖨    Muara Teweh – Bupati Barito Utara H….

16/12/2025 14:41 WIB

Bupati Hadiri Pertemuan SISKA di Palangkaraya:Barut Siap Jadi Penyangga Daging untuk Program MBG

Print 🖨    Muara Teweh – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito…

16/12/2025 14:39 WIB

Bupati Shalahuddin Hadiri Hari Bhakti PU ke 80, Tegaskan Komitmen Infrastruktur Merata di Barut

Print 🖨    Muara Teweh – Peringatan Hari Bhakti Pekerjaan…

16/12/2025 14:38 WIB

Melalui Wakil Bupati, Bupati Lepas 100 Jemaah Umroh dan Titip Doa untuk Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara…

16/12/2025 14:34 WIB

Pemkab Barito Utara Ajak IKBT Jaga Kedamaian dan Dukung Pembangunan Daerah

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…

15/12/2025 14:37 WIB

100 Hari Kerja, Bupati Salurkan Laptop dan SIP Pintar Optimal untuk Pelajar Muara Teweh

Print 🖨    Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara…