Muara Teweh, 14 November 2025 Bank sampah menjadi salah satu objek kajian DPRD Barito Utara dalam kunjungan ke Kota Yogyakarta. Rombongan melihat langsung bagaimana bank sampah menjadi instrumen penting dalam meningkatkan nilai ekonomi sampah anorganik.
Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta menjelaskan bahwa bank sampah berperan besar dalam membangun kebiasaan pemilahan sampah yang baik. Warga terdorong mengumpulkan sampah anorganik karena dapat ditukar dengan uang atau kebutuhan rumah tangga.
Rombongan DPRD Barito Utara menilai sistem bank sampah ini relevan diterapkan di Barito Utara untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mengurangi beban TPA.
Menurut H Taufik Nugraha, bank sampah terbukti efektif mengubah sampah menjadi potensi ekonomi. Ia menyebut bahwa daerah harus memperbanyak unit bank sampah di tingkat desa dan kelurahan.
Di sisi lain, Hj. Sri Neni Trianawati menekankan perlunya pelatihan bagi pengelola bank sampah agar tata kelolanya profesional dan berkesinambungan.
Sistem bank sampah yang baik juga membutuhkan dukungan regulasi agar operasional lebih kuat dan terstruktur.
Dengan mempelajari model Yogyakarta, DPRD Barito Utara akan memasukkan penguatan bank sampah sebagai salah satu poin penting dalam Raperda.(Kyl)
