Muara Teweh – Pasar Rakyat dan MTQH XXXIII Expo 2025 resmi dibuka pada Minggu, 16 November 2025 oleh Gubernur H. Agustiar Sabran. Acara ini digelar di halaman Kantor Bupati Barito Utara dan menampilkan berbagai kerajinan lokal berkualitas tinggi dari seluruh kabupaten/kota.
Gubernur mengatakan bahwa kerajinan lokal adalah identitas budaya yang harus dijaga. Expo menjadi ajang yang tepat untuk mengangkat karya masyarakat agar lebih dikenal dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyambut baik antusiasme masyarakat dalam mendukung produk kerajinan lokal. Ia menilai kualitas produk yang dipamerkan semakin meningkat setiap tahun, menunjukkan perkembangan pelaku UMKM.
Kerajinan yang dipamerkan meliputi anyaman rotan, batik khas daerah, ukiran kayu, hingga aksesoris tradisional. Banyak pengunjung terlihat antusias membeli kerajinan tersebut sebagai kenang-kenangan.
Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh kabupaten/kota untuk terus mempertahankan keunikan kerajinan masing-masing. Menurutnya, keberagaman budaya adalah aset penting bagi Kalimantan Tengah.
Pelaku UMKM mengaku sangat terbantu dengan adanya expo yang mempertemukan mereka dengan pembeli potensial dari berbagai daerah. Beberapa pelaku usaha bahkan mendapatkan pesanan dalam jumlah besar.
Bupati Shalahuddin berharap kerajinan lokal Barito Utara dapat semakin terkenal di luar daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung berbagai pelatihan untuk meningkatkan kualitas produk.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat memperkuat ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal. MTQH Expo 2025 pun dinilai sukses menjadi wadah promosi kerajinan terbaik.(Kyl)
