Muara Teweh, 11 November 2025 — Pembahasan awal RPJMD 2025–2029 kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama DPRD. Rapat digelar di ruang DPRD dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Ketua DPRD, Hj. Mery Rukaini, menyampaikan bahwa RPJMD adalah dokumen vital yang mengatur arah pembangunan. Ia menekankan perlunya pengkajian mendalam sebelum menetapkan prioritas pembangunan.
Sekda Barito Utara, Muhlis, mengingatkan bahwa evaluasi pembangunan sebelumnya menjadi komponen penting dalam penyusunan RPJMD. Ia menyebutkan bahwa beberapa target pembangunan perlu disesuaikan agar lebih realistis.
Kepala Bapperida, Edi Kusuma Jaya, menjelaskan bahwa penyusunan RPJMD dilakukan berdasarkan fakta dan analisis data. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui program yang sudah efektif dan yang perlu diperbaiki.
Edi menambahkan bahwa RPJMD akan dirancang dengan mempertimbangkan perubahan dinamika sosial dan ekonomi. Program harus bersifat adaptif dan berkelanjutan.
Ketua DPRD menegaskan DPRD akan terus memastikan aspirasi masyarakat masuk ke dalam RPJMD. Ia menyampaikan bahwa pembangunan harus memberikan dampak merata.
Diskusi berjalan produktif, dengan berbagai saran muncul terkait penguatan sektor ekonomi lokal. Peserta sepakat pentingnya peran masyarakat dalam implementasi RPJMD.
Rapat berakhir dengan komitmen melanjutkan proses penyempurnaan dokumen. Pemerintah berharap RPJMD yang dihasilkan lebih efektif dan sesuai kebutuhan daerah.(Kyl)
