Muara Teweh, 12 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Pernyataan ini disampaikan Bupati H. Shalahuddin dalam Rakor TSLP dan Optimalisasi PAD di Balai Antang.
Dalam sambutannya, Shalahuddin menyebut bahwa banyak potensi ekonomi lokal belum berkembang maksimal karena kurangnya dukungan dari dunia usaha. Melalui CSR yang terarah, perusahaan dinilai dapat membantu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.
Ia menilai bahwa program pemberdayaan UMKM seharusnya menjadi salah satu fokus CSR perusahaan. Dengan meningkatkan kapasitas masyarakat, perusahaan turut memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Namun, kenyataannya beberapa perusahaan masih menjalankan CSR tanpa koordinasi yang baik, sehingga tidak memberikan efek signifikan bagi masyarakat. Karena itu, Forum TSLP dianggap penting sebagai penyelaras kebutuhan daerah dan kontribusi perusahaan.
Pemerintah juga menekankan pentingnya pelaporan program yang transparan. Dengan data CSR yang jelas, pemerintah dapat memetakan kontribusi perusahaan secara lebih akurat dan terarah.
Selain itu, perbaikan PAD juga menjadi fokus utama. Shalahuddin menegaskan bahwa PAD yang kuat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang dikelola pemerintah.
Digitalisasi perpajakan diharapkan meminimalkan kebocoran pendapatan dan memastikan setiap potensi pendapatan daerah masuk secara optimal. Pemkab menilai sistem ini akan meningkatkan pelayanan sekaligus akuntabilitas.
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak seluruh perusahaan untuk tidak hanya mematuhi aturan, tetapi juga terlibat aktif dalam memajukan ekonomi masyarakat Barito Utara.(Kyl)
